Pelatihan Basic Trauma & Cardiac Life Support Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Bekerjasama Dengan Tim JMS (Jakarta Medical Service) 119

Pelatihan Basic Trauma & Cardiac Life Support Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Bekerjasama Dengan Tim JMS (Jakarta Medical Service) 119

BASIC TRAUMA & CARDIAC LIFE SUPPORT (BTCLS) adalah pelatihan penanganan kasus gawat darurat untuk kasus trauma maupun non trauma. Pelatihan ini dibentuk untuk meningkatkan kompetensi perawat khususnya di bidang kegawatdaruratan medis. Meningkatnya kualitas maupun kuantitas kasus kegawatan yang terjadi baik kegawatan sehari-hari maupun bencana menuntut perawat harus selalu aktif dan selalu berusaha meningkatkan kemampuannya.

Pelatihan Basic Trauma & Cardiac Life Support yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Ilmu Keperawatan bekerjasama dengan Tim JMS (Jakarta Medical Service) 119, diikuti oleh seluruh mahasiswa keperawatan tingkat akhir T.A 2013/2014. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar mahasiswa menjadi lebih siap untuk mengikuti tahap pendidikan selanjutnya, yaitu program pendidikan profesi ners.  Pelatihan ini memberikan mahasiswa keterampilan khusus tentang penanggulangan kondisi gawat darurat  baik pada tatanan klinis maupun komunitas.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 21-25 Maret 2018 di Kampus 2 Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO), Jalan Raya Tajem Km 1,5 Maguwoharjo Depok Sleman. Kegiatan ini diawali dengan laporan ketua panitia oleh ibu Cornelia Dede Yoshima Nekada., S.Kep, Ns, M.Kep, sambutan dari Direktur JMS 119 Dr. Panondang Panggabean,SpB, dan dibuka oleh Dekan FIKES UNRIYO Bapak Mohamad Judha, S.Kep., Ns., M.Kep . Hari terakhir kegiatan pelatihan ini, masiswa dibekali simulasi lapangan pada kondisi kegawatdaruratan bencana alam, kecelakaan lalu-lintas massal, dan kebakaran gedung bertingkat. Pada hari terakhir juga diumumkan bahwa seluruh peserta pelatihan dinyatakan lulus dalam serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, serta terdapat tiga peserta dengan nilai terbaik. Peserta terbaik pertama adalah Kadek Wahyu Adi Prasetya, terbaik kedua Ni Putu Ayu Desy Arsita, dan terbaik ketiga Ni Made Ayu Suartini.


Berita Terkait

International Workshop “Risk Communications for Public Healt

Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat

Mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi UNRIYO Juara III Lomba Dietetic Conte

GERAKAN MASYARAKAT CINTA SEHAT (GERMACIS) SEBAGAI STRATEGI MENGENDALIKAN PE

Mengeksplorasi Yogya Lewat Fotografi

Kirim Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
pFre6K