Kuliah Umum "Hubungan Indonesia-Australia-Timor Leste: Kekuatan Daya Tawar Tiga Negara Flashback 2015-1972"

Kuliah Umum "Hubungan Indonesia-Australia-Timor Leste: Kekuatan Daya Tawar Tiga Negara Flashback 2015-1972"

Prodi Hubungan Internasional FISE Unriyo mengadakan kuliah umum bersama dengan Bp. Kristio Wahyono, S.H mantan Konsul Jenderal RI di New York, Amerika Serikat dengan tema "Hubungan Indonesia-Australia-Timor Leste: Daya Tawar Tiga Negara Flashback 2015-1972". Bpk. Kristio menjelaskan bagaimana selama ini dinamika hubungan ketiga negara bertetangga ini yang diumpamakan seperti "cinta segitiga". Penuturan yang santai tetapi serius membuat kuliah umum berjalan menyenangkan dengan joke-joke yang dilontarkan oleh Bp. Kristio ketika menyampaikan pengalaman beliau selama bertugas di Timor Leste. Beliau menuturkan bagaimana proses negosiasi Laut Timor yang penuh dengan kekayaan minyak bumi yang menjadi sengketa antara Indonesia-Australia-Timor Leste. Mahasiswa mendapatkan penjelasan komprehensif tentang kekuatan tawar ketiga negara dalam menyelesaikan permasalahan hubungan antar negara yang melingkupi ketiganya. Sesi tanya jawab dimanfaatkan mahasiswa untuk bertanya bagaimana suka duka Bp. Kristio Wahyono saat bertugas di masa transisi Timor-timur menjadi negara merdeka dan kiat-kiat untuk bisa bekerja di kedubes maupun konjen luar negeri. Pengalaman dan penghargaan yang diraih oleh Bp. Kristio seperti Satya Lencana Karya Satya 30 tahun, Consular Corps of London (1985) serta penghargaan dari Menteri Luar Negeri terhadap Referendum Timor-Timur (2000) menginspirasi mahasiswa HI Unriyo untuk bisa berkarya seperti beliau. Terima kasih kepada Bp. Kristio Wahyono, S.H yang telah bersedia membagikan ilmu dan pegalaman yang sangat berharga kepada civitas akademika di Universitas Respati Yogyakarta.


Berita Terkait

Fakultas Sains Dan Teknologi

PUSDATIN

Optimalisasi Efek Terapeutik Dengan Standar Dosis Terkini

UNRIYO Peduli Lansia

Pelatihan Tata Kelola Jurnal dengan Sistem OJS (Open Journal System)

Kirim Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
6T0ivL